Kamis, 28 September 2017

TENTANG SAYA (ABOUT ME)

Lama saya bekerja sebagai TUKANG service (bahasa kerennya adalah : Teknisi). Yang mengkhususkan diri, bekerja pada bidang Elektronik khususnya Playstation, Dari mulai PS1, sampai saat ini PS4, Saya mengikuti perkembangan dunia Playstation. Suka dan Duka dari berbagai pengalaman melayani orang-orang, tentu ada dan banyak, kadang saya menyimpulkan, Masalah Teknis service pengerjaan sebetulnya tidaklah terlalu sulit. biarpun tidaklah mudah, Tetapi yang sangat susah dan sulit dihadapi,  justru adalah karakter dari orang-orangnya. misalnya ketika bertemu, ketika menyampaikan keluhan mesin, ketika menawar harga, dan ketika dia membayar, Didalam pengucapan, dan gerak bahasa tubuh,  kadang tanpa disadari  oleh mereka (Mungkin juga disadari). Mereka bisa membuat ketersinggungan untuk kita. dan inilah masalah utamanya. Dan ketika saya membuat BLOG, ataupun menjadi ADMIN pada beberapa FORUM teknik, khusus di bidang service  Playstation. Masalah utama ini bisa dihilangan, Yaitu menegakan aturan dengan tegas, menyingkirkan orang orang yang suka membully orang-orang lain. biarpun dia adalah teman kita juga, Ketegasan adalah kunci utamanya. Memang dihilangkan 100% tidak bisa, tetapi meminimalisir tentu bisa. Dan inilah yang saya lakukan. semua anggota forum dipaksa untuk kembali mau SOPAN, dan mau berlaku SANTUN terhadap satu sama lainnya. semua aturan dijalankan tegas tanpa pandang bulu. biarpun teman, sahabat, ataupun konsumen sendiri. jika salah, sesuai aturan, HARUS dikeluarkan jika tidak merubah dan meminta maaf.

Itu semua bergerak dari hal-hal yang dianggap sepele,  Cara menulis postingan harus benar, cara berkata harus SANTUN, dan tujuan postingan tidak membuat ketersinggungan. satu dengan yang lain. Ya, Tegas dan memberi teladan adalah kunci Utamanya.

Blog ini saya buat, bukan untuk menunjukan saya pintar, atau saya bisa, sama sekali bukan, BUKAN seperti itu, kata BISA dan PINTAR, bukan milik saya, dan tidak cocok sama sekali untuk saya banggakan, tetapi kata-kata tadi lebih layak menjadi milik Tuhan Allah YEHUWA saya yang menciptakan alam semesta ini, jadi sama sekali saya tidak ada apa apanya, Saya hanya debu, Saya hanya seekor semut, yang sekarang ada, dan besok sudah tiada, Debu yang tidak pantas dan tidak berharga, Yang hanya punya harapan, Semoga apa yang saya tulis,  dan apa yang saya paparkan, Bisa berguna untuk teman teman di semesta alam ini.

TERIMA KASIH, Itulah saya.



Awalnya saya sekolah Arsitektur, Karena tidak tahu jalan hidup saya besok jadi apa, lusa kenapa dan nanti bagaimana, Saya lulus sekolah sampai S1, Tetapi, rasa cinta terhadap Elektro tidak bisa saya pungkiri, Saya sangat senang dan bahagia jika bisa merakit sesuatu, secara proporsional berdasarkan skema atau diagram, selalu bekerja berdasarkan alur,  bukan bekerja berdasarkan rasa atau feelling, tapi akurasi teknik hardware dipadankan dengan teknik Software yang semakin maju. membuat sebuah benda mati bisa menghasilkan GERAK ataupun ILUSTRASI, tentu sangatlah bahagia saya membuat dan merakitnya. Ya akhirnya, Saya hidup berdasarkan Hoby yang saya sukai, 5 tahun sekolah di Arsitektur, Terasa menjadi sia-sia, dan tidak berguna, dan tidak menjadi upaya dan usaha didalam kehidupan saya. Tetapi, bagi orang tua saya, Arsitektur membuat mereka bahagia,  kedua orang tua saya. terlihat bangga dan senang atas keberhasilan sekolah saya, mereka senang anaknya bisa mencapai tujuan sesuai dengan kehendak dan harapannya.



Lepas dari Arsitektur yang bukan sebenarnya Hoby saya, saya merasa tertantang di dunia elektro. perkembangan elektro luar biasa di dalam pikiran saya. Saya senang dengan Elektro, biarpun, Bidang ilmu ini. hanya duit dan duit saja didalam Prakteknya. tanpa ada duit, jangan coba coba masuk dunia elektro, karena biarpun harga murah, part tetap harus dibeli. beli dan beli saja judulnya. bukan hanya modal sebuah buku, hapalkan, dan nanti ujian hanya 1 buku itu saja yang kita pegang. Tetapi itu menurut saya, yang segala sesuatu selalu harus mikir. hanya untuk belipun harus lihat harga harus menghitung dulu, dan kadang harus sabar dulu, nabung dulu dan banyak syarat lainnya yang segera menyusul, Tidak instan. anak-anak beli a besok ya, bawa a kesekolah, dan ketika tidak bawa guru marah, kita tidak boleh berada di kelas dan sejuta penderitaan lainnya, sejujurnya saya SEBEL dengan yang namanya sekolah dan guru. ya tidak semua guru, karena ada banyak juga guru yang mengajar dengan hati bersih, dan tidak mudah memvonis sebelum tahu masalahnya. Saya salah satu orang yang terpaksa mundur dari elektro dulu waktu di SMA, karena gurunya Tolol bin Goblog. Galak dan kadang tidak peduli dengan masalah yang dihadapi murid, pokoknya Harus dan harus ada, titik sebesar kepalanya, dan yang perih dibilang, kalau kamu ngga mampu beli, ya sudah, jangan masuk keterampilan elektro. sakit hati, dan terpaksa mundur dari elektro. tetapi seraya waktu berjalan, seraya kehidupan sudah berubah, guru ini, menerima karmanya. dia datang ke toko saya, beli sparepart. minta harga kurang, dan katakan, saya kasih gratis untuk bapak. apapun yang dia minta saya kasih gratis, awalnya dia bengong, dia ngga tahu, sayalah yang punya toko part elektro tersebut.  Dan biarpun sekarang sudah tahu, dan dia meminta maaf. saya sudah membalasnya telak dengan, memberi dan memaafkanya. dan dunia tetap berputar. waktu terus berlalu.